Modal Kerja WB Taylor
1. Modal
Kerja Permanen (Permanent Working Capital), modal kerja yang secara terusmenerus diperlukan
untuk kelancaran usaha.
. Modal kerja permanen dapat dibedakan menjadi :
a. Modal
Kerja Primer (Primary Working Capital), yaitu jumlah modal kerja minimum harus ada pada
perusahaan untuk menjamin kontinuitas usahanya.
b. Modal
Kerja Normal (Normal Working Capital), yaitu jumlah modal kerja yang diperlukan untuk
menyelenggarakan luas produksi normal. Pengertian normal disini adalah dalam
artian yang dinamis.
2. Modal
Kerja Variabel (Variable Working Capital), yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah sesuai
dengan perubahan keadaan.
Modal
kerja ini dibedakan antara lain:
a. Modal
Kerja Musiman (Seasonal Working Capital), yaitu modal kerja yang
berubah-ubah jumlahnya disebabkan karena fluktuasi musim.
b. Modal
Kerja Siklis (Cyclical Working Capital), yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah disebabkan karena
fluktuasi konjungtur.
c. Modal
Kerja Darurat (Emergency Working Capital), yaitu modal kerja yang
besarnya berubah-ubah karena adanya keadaan darurat yang tidak diketahui
sebelumnya misalnya adanya pemogokan, bencana alam, perang dan lain sebagainya.
1. Melindungi perusahaan dari krisis, karena turunnya
nilai aktiva lancar.
2. Kemungkinan membayar hutang lancar tepat pada
waktunya.
3. Pelayanan terhadap para konsumen.
4. Kesiapan perusahaan untuk beroperasi dengan lancar.
Kekurangan Modal
Kerja:
1. Kerugian usaha
2. Kerugian luar biasa
3. Ekspansi perusahaan yang tidak mendapatkan tambahan
modal kerja
4. Kebijakan deviden yang kurang baik
5. Penggunaan modal kerja untuk memperoleh aktiva tak
lancar
6. Pembayaran utang jangka panjang
Kelebihan Modal
Kerja :
1. Pengeluaran Obligasi/saham dalam jumlah yang besar.
2. Penjualan aktiva tak lancar yang tak diganti.
3. Terjadinya laba operasi yang tidak digunakan untuk
pembayaran deviden.
4. Konversi dari aktiva tetap ke modal kerja.
5. Akumulasi sementara dari berbagai dana yang disediakan
untuk investasi-ekspansi.



0 komentar:
Posting Komentar