Pages

Rabu, 25 Juni 2014

Modal Kerja (part-2)

Modal Kerja WB Taylor 
     1.  Modal Kerja Permanen (Permanent Working Capital), modal kerja yang secara terusmenerus diperlukan untuk kelancaran usaha.
.               Modal kerja permanen dapat dibedakan menjadi :
             a.  Modal Kerja Primer (Primary Working Capital), yaitu jumlah modal kerja minimum                    harus ada pada perusahaan untuk menjamin kontinuitas usahanya.
 b. Modal Kerja Normal (Normal Working Capital), yaitu jumlah modal kerja yang diperlukan untuk menyelenggarakan luas produksi normal. Pengertian normal disini adalah dalam artian yang dinamis.
       2.   Modal Kerja Variabel (Variable Working Capital), yaitu modal kerja yang jumlahnya         berubah-ubah sesuai dengan perubahan keadaan.
     Modal kerja ini dibedakan antara lain:
a.     Modal Kerja Musiman (Seasonal Working Capital), yaitu modal kerja yang berubah-ubah jumlahnya disebabkan karena fluktuasi musim.
b.     Modal Kerja Siklis (Cyclical Working Capital), yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah disebabkan karena fluktuasi konjungtur.
c.    Modal Kerja Darurat (Emergency Working Capital), yaitu modal kerja yang besarnya berubah-ubah karena adanya keadaan darurat yang tidak diketahui sebelumnya misalnya adanya pemogokan, bencana alam, perang dan lain sebagainya.


Pentingnya Modal Kerja :
1.      Melindungi perusahaan dari krisis, karena turunnya nilai aktiva lancar.
2.      Kemungkinan membayar hutang lancar tepat pada waktunya.
3.      Pelayanan terhadap para konsumen.
4.      Kesiapan perusahaan untuk beroperasi dengan lancar.
Kekurangan Modal Kerja:
1.      Kerugian usaha
2.      Kerugian luar biasa
3.      Ekspansi perusahaan yang tidak mendapatkan tambahan modal kerja
4.      Kebijakan deviden yang kurang baik
5.      Penggunaan modal kerja untuk memperoleh aktiva tak lancar
6.      Pembayaran utang jangka panjang
Kelebihan Modal Kerja :
1.      Pengeluaran Obligasi/saham dalam jumlah yang besar.
2.      Penjualan aktiva tak lancar yang tak diganti.
3.      Terjadinya laba operasi yang tidak digunakan untuk pembayaran deviden.
4.      Konversi dari aktiva tetap ke modal kerja.
5.      Akumulasi sementara dari berbagai dana yang disediakan untuk investasi-ekspansi.





0 komentar:

Posting Komentar

 

Translate

Blogger news

Blogroll

About

Daftar Blog Saya