If adalah
kontrol struktur logika yang memungkinkan Anda mengeksekusi blok program (code)
berdasarkan kondisi tertentu. If adalah salah satu komponen yang membangun
perilaku dinamis PHP. If dalam PHP sendiri pada dasarnya memiliki fungsi yang
sama dengan pemrograman lain yang berbasis desktop maupun mobile, hanya beda
cara implementasi saja. Sebagai gambaran, apa pernah ada seseorang mengatakan
kepada Anda, "jika Anda bekerja keras, maka Anda akan berhasil"?
Begitulah kurang lebih gambaran mengenai pernyataan kondisi if.
Sedikit berbagi
info, Penggunaan if dalam PHP memerlukan tanda kurawal sebagai pembatas
antara deklarasi kondisi dan statemen. tapiiii kalo baris
statement hanya satu perintah atau satu baris program (satu baris program
ditandai dengan semicolon atau titik koma) maka tidak diberi kurawal pun tidak
masalah, beda halnya dengan statemen lebih dari satu baris program. Dalam
PHP sendiri expresi logika if terdiri dari beberapa cara, dan akan saya bahas
di bawah
If ...
Kondisi if
ini adalah kondisi if yang paling sederhana (if tunggal). Pada blok kondisi
sedehana if ini baris program atau statemen hanya akan dijalankan jika
memenuhi kondisi. Adapun syntaxnya dapat dilihat seperti berikut:
if(kondisi){
... code atau statemen yang akan dijalankan
}
... code atau statemen yang akan dijalankan
}
Di bawah ini
adalah contoh sederhana blok program yang menggunakan logika if
1. <?php
2. $nilai =
$_POST['nilai'];
3. if($nilai>60){
4. echo "Selamat
Anda lulus";
5. }
6. ?>
If ... else
Penggunaan
if else ini tidak jauh berbeda dari if tunggal. Karena ini merupakan pola
kembangan dari sebelumnya dimana sebelumnya hanya akan mengeksekusi coding yang
memenuhi kondisi saja, tapi dengan if else akan mengeksekusi coding alternatif
jika tidak memenuhi kondisi atau perbandingan.
Berhatikan
baris program di bawah
1. <?php
2. $nilai =
$_POST['nilai'];
3. if($nilai>60){
4. echo "Selamat
Anda lulus";
5. }else{
6. echo "Maaf
Anda belum lulus, nilai Anda kurang ",(60-$nilai);
7. }
8. ?>
Terlihat
jelas kan dari contoh di atas, bahwasanya dengan if else script akan terasa
lebih hidup atau interaktif. Dan memang inilah yang membuah program jadi
dinamis, khususnya PHP.
If ... elseif ... else
Selanjutnya adalah
formula kompleks untuk logika pemilihan if, yakni if elseif else. Kondisi ini
adalah berguna ketika memasuki pilihan lebih dari satu opsi hasil. Yuk kita
lihat contoh berikut
1. <?php
2. $nilai =
$_POST['nilai'];
3. if($nilai>=90){
4. echo "Nilai
Anda memuaskan";
5. }
6. elseif($nilai>=80){
7. echo "Nilai
Anda bagus";
8. }
9. elseif($nilai>=65){
10. echo "Nilai
Anda cukup";
11. }
12. elseif($nilai>=50){
13. echo "Nilai
Anda masih kurang";
14. }
15. else{
16. echo "Nilai
Anda JELEK!";
17. }
18. ?>
Dari contoh
di atas dapat disimpulkan bahwa ifelse ini dapat kita ulang sebanyak kondisi
yang memungkinkan untuk dipenuhi. Adapun else dalam if elseif ini ini boleh
dihilangkan jika memang tidak ada statemen yang ingin dieksekusi ketika kondisi
tidak memenuhi semuanya.
Perlu
DIPERHATIKAN!
Ketika menguji sebuah nilai dalam logika if ini, input yang diberikan user bersifat sensitif case atau peka terhadap huruf besar dan kecil! begitu juga dengan nama variabelnya!
Ketika menguji sebuah nilai dalam logika if ini, input yang diberikan user bersifat sensitif case atau peka terhadap huruf besar dan kecil! begitu juga dengan nama variabelnya!
switch case
Switch
adalah operator kondisi yang memiliki fungsi yang sama dengan if elseif. Operator
ini juga dipakai untuk kondisi percabangan lebih dari satu. Bedanya if elseif
mengerjakan tugasya dengan cara memeriksa statement kondisi yang ada satu
persatu, maka switch tidak. Switch akan memeriksa nilai statement kondisi
bersamaan lalu menjalankan yag nilai kondisinya sesuai. Perhatikan contoh
berikut.
1. <?php
2. $nilai =
$_POST['nilai_huruf'];
3. if($nilai=="A"){
4. echo "Nilai
Anda memuaskan";
5. }
6. elseif($nilai=="B"){
7. echo "Nilai
Anda bagus";
8. }
9. elseif($nilai=="C"){
10. echo "Nilai
Anda cukup";
11. }
12. elseif($nilai=="D"){
13. echo "Nilai
Anda masih kurang";
14. }
15. else{
16. echo "Nilai
Anda JELEK!";
17. }
18. ?>
Adapun bila
menggunakan switch adalah
1. <?php
2. $nilai =
$_POST['nilai_huruf'];
3. swicth($nilai){
4. case "A":
5. echo "Nilai
Anda memuaskan";
6. break;
7. case "B":
8. echo "Nilai
Anda bagus";
9. break;
10. case "C":
11. echo "Nilai
Anda cukup";
12. break;
13. case "D":
14. echo "Nilai
Anda masih kurang";
15. break;
16. case "E":
17. echo "Nilai
Anda JELEK!";
18. break;
19. }
20. ?>
Sebagai
bahan contoh akan saya sertakan contoh script yang memanfatkan if else if ini
atau bisa juga dengan versi switch case. Yuk simak contohnya pada source code
di bawah ini
1. <h1>Cek
Nilai (Lulus atau Tidak)</h1>
2. <form action=""
method="post">
3. Nilai: <input
type="text" name="nilai" /> <input type="submit"
name="cek" value="Lihat Hasil" />
4. </form>
5.
6. <?php
7. $nilai_lulus
= 70; // nilai batas minimum
8. if(isset($_POST['cek'])){
// cek bahwa tombol cek ditekan
9. if($_POST['nilai']>=$nilai_lulus){
10. echo "Selamat,
Anda LULUS...";
11. }else{
12. echo "Maaf,
nilai Anda masuh kurang. Batas kelulusan $nilai_lulus...";
13. }
14. }
15. ?>



0 komentar:
Posting Komentar